Kamis, 10 November 2011

Everlasting with kibum oppa (PART III)

Besok paginya…
Aku merasakan sesuatu yang membuat tubuhku keberatan dan tidak bisa bergerak. Saat kubuka mataku, akupun terkejut melihat oppa tertidur di sampingku sambil memelukku. Rasanya aku ingin pergi darinya, tapi entah kenapa rasanya begitu nyaman dipeluk olehnya sehingga aku memutuskan untuk tidur kembali. Tak lama kemudian kibum oppapun bangun. “Astaga ! Kok aku bisa ketiduran sambil memeluknya kayak gitu ? Untung aku bisa menahan nafsuku, kalau tidak, bisa bahaya nih. Tapi gapapa kan kalau tiba-tiba nafsuku keluar ? Lagian dia juga calon istriku dan aku sudah siap sekali untuk tanggung jawab. Hehehe. Tapi aku tetap harus menahan nafsuku, aku enggak mau dia hamil saat masih sekolah. Aku harus menunggunya sampai dia lulus kuliah ! Kibum, kamu harus bisa menahan nafsumu itu ! Kamu enggak mau dia putus sekolah gara-gara hamil kan ? Tahanlah sedikit kibum !! Fighting !! ” batinnya. Beberapa detik kemudian, kibum oppa memutuskan untuk tidak beranjak dari kasur karna dia ingin terus melihat wajah tidur kekasihnya itu. Tak lama kemudian, kibum oppa mendaratkan jarinya mengelus lembut pipiku dan itu membuatku terbangun. Oppapun kaget akan bangunnya diriku. “Ah, morning honey. Apa tidurnya nyenyak ? Bagaimana keadaanmu ? Apa sudah mendingan ?”tanyanya mengalihkan suasana. “Morning juga oppa. Mungkin karena aku lagi sakit, jadi tidurku nyenyak sekali. Sekarang aku sudah kembali oppa. Oh ya, sekarang jam berapa ya ? (melihat ke jam weker) Astaga ! sudah jam 05.00 a.m. Oppa sudah mandi ?” tanyaku. “Dari awal oppa bangun, oppa terus memperhatikan wajahmu. Jadi, oppa belum mandi sayang.” jawabnya polos. “Ooooh. Pokoknya sekarang oppa segera mandi ! Aku mau menyiapkan sarapan, setelah itu aku mandi dan sarapan. Terus kalau oppa sudah selesai mandinya, oppa langsung sarapan. Dan kita berangkat sekolahnya bareng ! Cepetan ! Sekarang oppa mandi ya !” perintahku. “Ok sayaang !!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar